Sabtu, 19 Oktober 2013

Corat Coret 1

Mulai dari mana yaaaaa!...binguuuung, tp aku harus belajar menulis dimulai dari blog ini. Uuuuups,,,udaah abiz 2 ons pisang sale tp msh blom ada ide mau nulis apaaaan. Oke dech aku paksaain aja menulis, mulai dari aktivitasku hari ini. Hari ini libur kebetulan ya karena hari minggu, sudah 2 mingggu aku mengikuti pelatihan kewirausahaan masyarakat (PKM) dengan kegiatan batik jumput. Sebenarnya bukan batik jumput tapi kain jumput karena kainnya hanya di jumput alias di ikat-ikat terus di celup warna, dengan kata lain tidak ada kegiatan membantiknya yang menggunakan malam dan lain-lainnya. Kegiatan PKM yang aku ikuti sangat menyenangkan walaupun dari seluruh anggota yang ikut (20 orang) hanya aku sendiri yang belum menikah dan itu berarti kegiatan yang aku ikuti bareng ibu-ibu....Hehehehhe :D. Kegiatan ini, akan dilaksanakan selama lebih kurangnya 1 bulan dengan jadwalkegiatan yang padat. Dalam seminggu hanya hari minggu doank liburnya, dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang...Oya lupa, kegiatan PKM ini GRATIIIIIIIIIIS lo dengan fasilitas peralatan menjumput, makan siang dan katanya nanti dapat uang modal berwirausaha tp kata ketua pelatihannya uang gak diberikan dalam bentuk uang tapi akan diberikan dalam bentuk peralatan dan kebutuhan untuk memulai usaha seperti banner nama usaha, kartu nama, kain-kain, pewarna dan lain sebagainya, Hal ini dilakukan karena apabila diberikan dalam bentuk uang maka di khawatirkan uangya akan habis begitu saja bukan digunakan sebagaimana mestinya sebagai modal usaha akan tetapi digunakan untuk hal lain misalnya dibelikan beras atau bayar hutang...hahhaha. Aku sangat menikmati kegiatan PKM ini, banyak sekali ilmu yang ku dapat selain ilmu dasar membuat kain jumput aku juga dapat ilmu bersosialisasi dengan ibu-ibu...maklum aku kan calon ibu walau blom tau kapan akan datangnya sang pangeran berkuda putih untuk melamarku menjadikan aku bidadari syurganya. Walaupun kegiatannya sangat menyenangkan, akan tetapi aku akhir-akhir ini kurang semangat, mungkin karena masuknya dari senin sampe sabtu jadi ada rasa jenuh dan pastinya badanky capek serta aku lagi andilau (antara dilema dan galau) terhadap tesisku yang masih jalan di tempat padahal waktu terus berjalan dan tenpa terasa aku juga sudah rindu ingin pulang alias selesai jg kuliaaaaaaahnya......Pingiiiiin wisuda, pingiiiiiiin bekerja, pingiiiiiiiiin menikah, pingiiiiin semuanyaaaaaaaaa....Aamiin. Demiakianlah tulisanku hari ini, salam net aje :)

"Jika Dia Bukan Jodohku"

Kita mungkin berkata kita percaya dg segala ketetapanNya, tetapi apabila datang dugaan-dugaan tertentu, ada yang akan coba bertindak seolah-olah tidak dapat menerima ketentuan Allah Subhanahu wa ta'aala. Firman-Nya di dalam surah Hud ayat 9, “Dan demi sesungguhnya! Jika Kami rasakan manusia sesuatu pemberian rahmat dari Kami kemudian Kami tarik balik pemberian itu daripadanya, mendapati dia amat berputus asa, lagi amat tidak bersyukur.” Orang yang berusaha dengan niat untuk beramal akan “berasa lain” sekiranya mereka gagal mencapai matlamat. Mereka akan sentiasa berasa tenang walaupun didatangi kesusahan atau kesenangan. Mereka terdiri daripada golongan yang bahagia di dunia dan sedang menanti kebahagiaan di akhirat. Tiada satu perkara yang berlaku pada diri mereka yang dapat menggugat ketenangan itu. Sebaliknya, mereka yang berusaha untuk kebahagiaan dunia mungkin akan merasa bahagia apabila matlamat tercapai. Namun sekiranya gagal, mereka akan berasa amat dukacita. Sekiranya mereka kehilangan sesuatu, mereka akan bermatian-matian untuk mempertahankan atau mendapatkannya semula. Sekiranya mereka gagal mendapatkannya semula, hati mereka akan berasa gelisah dan hidup mereka mula menderita. Lalu mereka menyalahkan orang lain dan akhirnya menyalahkan Tuhan. Jika seseorang itu jodoh kita, dia tetap jodoh kita. Jika seseorang itu bukan jodoh kita, dia tetap bukan jodoh kita, walaupun apa pun yang kita lakukan, tidak ada gunanya memaksa diri mempertahankan. Dengan menyerahkan kepada ketentuan, lazimnya Tuhan akan membuka jalan-jalan yang tidak pernah kita fikirkan. Mempercayai takdir bukan bermaksud berputus asa. Frasa “putus asa” sepatutnya tidak wujud di dalam kamus hidup seorang mukmin. Kita tidak boleh berputus asa dalam mengharapkan rahmat Allah. Perbanyakkan doa untuk kebaikkan. Sebarang usaha perlu dijalankan dengan kaedah yang betul. Ada sesetengah orang yang ditinggalkan kekasih atau suami lalu cuba mendapatkan semula dengan kaedah mengumpat, memfitnah dan memburukkan orang lain. Sebaliknya, sekiranya mereka berhenti seketika untuk berdoa dan bermuhasabah diri serta menerima ketentuannya, lebih banyak manfaat dapat diperolehi. Salah satu daripadanya adalah ketenangan, selanjutnya adalah iman. InsyaAllah. Sumber FP : Kupilih Dermaga-Mu Untuk Pelabuhan Cintaku

Minggu, 20 November 2011

Review Jurnal Zat Besi & Anemia

Efek Pemberian Rutin Suplemen Fe Dengan Atau Tanpa Asam Folat
Pada Penderita Anemia Selama Kehamilan

Mohammad Yawar Yakoob, Zulfiqar A Bhutta*
Pendahuluan
Sekitar 2 triliun orang, sejumlah 30% lebih populasi di dunia menderita anemia, terutama anemia karena defisiensi Fe. Defiensi Fe paling banyak terutama pada wanita hamil dan anak-anak di Negara berkembang dan signifikan pula di negara industri.Di Negara industri estimasi secara global, sekitar 46 juta wanita hamil (41,8% dari total) menderita anemia terutama karena defisiensi Fe. Sedangkan di negara berkembang (Asia Selatan) proporsinya lebih tinggi bisa mencapai 80%.
Anemia karena defisiensi Fe merupakan penyebab utama anemia pada ibu hamil dibandingkan dengan defisiensi zat gizi lainnya. Pada wanita hamil, anemia berpengaruh terhadap peningkatan resiko kematian (mortalitas) dan penurunan kapasitas kerja, serta terjadinya peningkatan komplikasi perinatal seperti pre-eklampsia, bayi lahir premature, BBLR dan perinatal mortalitas.
Asupan Fe pada wanita hamil sangat sulit pemenuhannya hanya dari diet (makanan) saja, oleh karena itu wanita hamil harus diberikan suplemen Fe secara rutin. Dosis yang direkomendasikan  untuk wanita hamil di negara industri sebanyak 30 mg fero per hari. Di negara berkembang wanita hamil non-anemia diberi dosis 60 mg per hari selama 6 bulan, dan 120 mg per hari untuk waktu yang lebih singkat. Namun jika prevalensi wanita hamil anemia dengan defisiensi Fe tinggi, maka suplemen yang diberikan harus mengandung 400 µg asam folat atau dosis yang lebih rendah dari pada itu jika tidak diperoleh.
Terdapat beberapa studi mengenai pemberian suplemen Fe dengan atau tanpa asam folat memberikan hasil yang signifikan dalam mengurangi insidensi anemia selama kehamilan. Namun bukti kualitas mengenai efektifitas pemberian Fe masih kurang serta hasil penelitian di negara berkembang masih sangat terbatas.
Artikel ini merupakan salah satu paper yang memusatkan pada efektifitas intervensi untuk menganjurkan cara hidup yang sehat (Lives Saved Tool-LiST) terutama di negara berkembang. LiST berguna untuk mengurangi resiko satu atau lebih dari penyebab kematian (mortalitas) Pada review LiST juga dibuat berdasarkan pada tata cara pemberian rekomendasi yaitu dengan assesement,perkembangan dan evaluasi (GRADE) dengan berpedoman juga pada aturan kelompok referensi epidemiologi kesehatan anak (CHERG). Sehingga dapat dikatakan secara lebih detail bahwa metode review diadaptasi dari GRADE dan LiST.
TUJUAN
Review jurnal ini bertujuan untuk melihat efektivitas pemberian rutin suplemen Fe dengan atau tanpa asam folat pada penderita anemia selama kehamilan. Artikel ini merupakan salah satu seri paper yang bertujuan untuk mendeterminasikan kemanjuran dari intervensi ini sehingga dapat menjadi rekomendasi LiST, terutama untuk di Negara berkembang.
METODE
Pencarian semua literatur yanƍ telah di Publikasikan PubMed dam The Cochrane Library sampai tertanggal 21 Juni 2010 dalam berbagai bahasa. Review sebelumnya yang telah dilakukan juga dicari untuk melihat hubungan penelitian.  Dalam pencarian digunakan metode utama subjek penelitian (MeSH) dan periode teks bebas untuk mencari kombinasi untuk Fe, folic acid dan masa kehamilan. Sistematik review dibatasi pada artikel randomized dan quasi-randomized trials di negara maju dan Negara sedang berkembang. Studi ini membandingkan antara pemberian suplemen Fe dengan atau tanpa asam folat setiap hari (daily supplementation) dengan tanpa intervensi/placebo. Dan juga pemberian suplemen secara rutin (daily regimen)dibandingkan dengan pemberian secara jarang/kadang-kadang (intermittent supplementation). Dalam penelitian ini tidak ada batasan tentang umur, parity dan jangka pemberian suplementasi. Penelitian konsepsional atau suplemen Fe/Fe-Folat pada postpartum dan fortifikasi Fe/Fe-folat pada makanan atau dimana Fe diberikan dalam bentuk selain oral suplemen seperti bubuk tidak dimasukkan dalam objek penelitian. Pengecualian juga dalam hal trial suplementasi dengan multiple mikronutrien (MMN) mengandung Fe atau Fe+folic acid.
Namun yang tidak dievaluasi adalah efek minor yang merugikan dari pemberian suplemen seperti sakit kepala, mual, konstipasi dan muntah pada kebanyakan ibu hamil.
Penelitian dibatasi pada data dimana anemia yang termasuk dalam objek penelitian adalah anemia, anemia defisiensi besi, anemia berat dan anemia berat yang terjadi di trimester kedua dan ketiga. Sedangkan pendeskripsian intervensi pada review dapat dibagi dalam empat katagori yaitu suplemen Fe harian dengan placebo/kontrol, suplemen Fe harian dengan suplemen Fe mingguan, suplemen Fe+ asam folat harian dengan placebo/kontrol, dan suplemen Fe+ asam folat harian dengan suplemen Fe+asam folat mingguan.
Aturan CHERG diaplikasikan untuk mengevaluasi efek dari intervensi ini pada penderita anemia defisiensi Fe selama kehamilan serta di adaptasi dari teknik GRADE dengan menerima skor inisial yaitu tinggi jika RCTs atau CRCTS dimana skala akan meningkat antara 0,5-1 poin setiap desain pembatasan.
DEFINISI
Anemia diartikan sebagai tingkat Haemoglobin lebih rendah dari 110 g/L dan anemia berat diartikan sebagai defisiensi tingkat Haemoglobin lebih rendah dari 70 g/L. Anemia defisiensi besi diartikan sebagai tingkat Haemoglobin kurang dari 110 g/L.
Pemberian suplemen zat besi secara dilakukan setelah didiagnosis bahwa adanya defisiensi besi. Efektivitas suplemen tergantung pada 1)komposisi diet, 2) adanya fisiologis atau patologis kondisi yang akan mengubah penyerapan zat besi atau kerugian, 3) komposisi suplemen, 4) tingkat keparahan defisiensi zat besi pada awal, dan 5) durasi intervensi. 

HASIL
Setelah menskrining 3550 judul, 31 studi dipilih untuk dinilai menggunakan criteria CHERG.

Anemia pada saat kehamilan
Pemberian suplemen Fe setiap hari secara statistik signifikan mengurangi 73% insidensi anemia saat kehamilan (RR = 0.27; 95% CI: 0.17 – 0.42; random effects model) dan Pemberian suplemen Fe+asam folat setiap hari signifikan mengurangi 73% anemia pada saat kehamilan jika dibandingkan dengan tanpa intervensi/ placebo (RR = 0.27; 95% CI: 0.12 – 0.56; random model). Tidak ada beda nyata antara pemberian suplemen Fe-asam folate kadang-kadang dengan pemberian suplemen setiap hari(RR = 1.61; 95% CI: 0.82 –3.14; random model).

Anemia defisiensi Fe pada saat kehamilan
Pemberian setiap hari hanya suplemen Fe secara statistik signifikan dalam mengurangi 67% anemia karena defisiensi Fe (RR = 0.33; 95% CI: 0.16 – 0.69; random model) jika dibandingkan dengan tanpa intervensi/placebo. Pemberian Fe+asam folat pada penderita anemia defisiensi Fe dibandingkan dengan tanpa intervensi/ placebo menunjukan efek yang besar namun tidak signifikan (RR = 0.43; 95% CI: 0.17 – 1.09; random model).

Anemia Berat pada saat kehamilan.
Pemeberian setiap hari suplemen dibandingkan tanpa intervensi/ placebo, menunjukan hasil yang tidak signifikan terhadap anemia berat selama kehamilan (RR = 4.83; 95% CI:0.23 - 99.88; random model). Anemia berat kaitannya dengan asupan gizi dari makanan sehari-hari, oleh karena itu memperbaiki pola makan merupakan cara penting untuk mengatasi anemia.

Anemia berat selama kehamilan di trimester kedua dan ketiga Pemberian setiap hari suplemen Fe saja tidak berpengaruh terhadap anemia berat selama kehamilan di trimester kedua dan ketiga(RR = 0.48; 95% CI: 0.01 –34.52; random model).
Pemberian setiap hari suplemen Fe+asam folat juga tidak berpengaruh terhadap anemia berat selama kehamilan di trimester kedua dan ketiga(RR = 0.11; 95% CI: 0.01 – 0.83).

DISKUSI
Pemberian suplemen hanya Fe saja atau dengan kombinasi dengan asam folat telah diasosiasikan baik bagi ibu hamil dan janin. Hasil menunjukan penurunan insidensi anemia yang signifikan selama kehamilan dan merupakan hal yang vital dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian.

Hasil analisis kumpulan efek pemberian suplemen Fe setiap hari vs kontrol menunjukan tingginya heterogenitas artinya variable ukuran efek studi yang tergantung dari baseline status anemia studi populasinya. Kita dapat mengira bahwa efek biologis dari suplementasi Fe akan berbeda berdasarkan prevalensi anemia studi di populasi.

aturan CHERG diaplikasikan untuk mengoleksi outcome anemia untuk selanjutnya menjadi rekomendasi anemia defisiensi besi kedalam model LiST. Pemberian suplemen Fe setiap hari menunjukan 73% pengurangan insidensi anemia. Hasil intervensi ini memiliki kualitas bukti sedang kemungkinan karena studi unclear, inadequate, atau tingginya kehilangan follow up. kekurangan lainya dalam analisis kumpulan adalah kurangnya penelitian dari negara berkembang.

Hasil penelitian menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam pemberian Fe saja dengan pemberian kombinasi Fe+asam folat. Ukuran efek diantara keduanya sama, namun hasil analisis CI lebih lebar.hal tersebut dikarenakan kurangnya analisis kumpulan studi. Dari hasil dapat kita perkirakan bahwa dalam pemberian suplemen Fe saja atau kombinasi Fe+asam folat memberikan efek biologis yang sama.

Kita membagi menjadi 2 subgrup antara negara berkembang dengan Negara maju. Namun studi dari Negara berkembang sangat sedikit untuk semua analisis. Contohnya dari penelitian efek pemberian suplemen Fe setiap hari dibanding tanpa intervensi pada anemia selama masa kehamilan hanya terdapat 2 studi saja. Meskipun tidak banyak hasil studinya, tapi kita dapat memperkirakan bahwa suplementasi Fe lebih efektif di negara berkembang dengan melihat efek biologis dari intervensi.

Pemberian Fe dan asam folat rutin setiap minggu merupakan fenomena baru, dan sedikit data yang membandingkannya dengan pemberian suplemen setiap hari. Pemberian Fe dan asam folat rutin setiap minggu memberikan manfaat dalam mengurangi efek samping dan peningkatan pemenuhan, tetapi uji random klinis masih harus dilakukan untuk membandingkan kemanjuran dengan suplemenatsi setiap hari.

KESIMPULAN
Pemberian suplemen Fe memiliki manfaat yang signifikan dalam mengurangi anemia dan anemia defisiensi Fe pada masa kehamilan. Fe yang dikombinasikan dengan asam folat juga memberikan manfaat untuk penderita anemia pada masa kehamilan dan harus secara rutin diberikan pada wanita hamil setidaknya di negara berkembang untuk mengurangi insidensi anemia selama kehamilan. 


Sumber : Yakoob and Bhutta BMC Public Health 2011, 11(Suppl 3):S21 http://www.biomedcentral.com/1471-2458/11/S3/S21